Facebook Batasi Iklan Layanan Politik

Facebook tampaknya akan membatasi layanan iklan bernuansa politik di berbagai negara, termasuk Indonesia. Bos Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan, bahwa langkah ini dilakukan karena banyaknya masukan dari pihak lain.

“Seperti yang disebutkan Mark Zukerberg dalam rapat baru-baru ini, salah satu umpan balik yang sering kami dengar adalah orang tidak mau konten politik mengambil alih laman kabar berita,” ujar Direktur Manajemen Facebook, Aastha Gupta, di blog laman resmi Facebook, Jum’at (12/2) kemarin.

Baca Juga: Instagram Larang Pengguna Sadur Video Tik Tok!

Selain itu, Facebook juga melakukan uji coba dan mengukur bagaimana respons pengguna terhadap konten politik yang muncul di laman utama, dengan membuat kategori peringkat.

Kemudian juga memberikan pengecualian untuk informasi mengenai covid-19 dari kantor pemerintahan masihng-masing negara.

Baca juga: WhatsApp Rilis Fitur ‘Mute’ Video

Meski demikian kata Aastha, Facebook juga tidak menghilangkan sepenuhnya layanan iklan politik. “Sambil menghormati selera setiap orang di laman kabar berita mereka,” tutupnya.

Tinggalkan komentar