Kominfo Ancam Blokir Aplikasi Clubhouse!

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memberikan sinyal teguran terhadap aplikasi Clubhouse. Bahkan aplikasi yang saat ini banyak digemari ini berpotensi diblokir, karena belum terdaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik di Indonesia.

Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi membenarkan informasi tersebut. “Clubhouse belum terdaftar di Kominfo dan kami harap dapat mendaftar sesuai ketentuan dalam PM 5/2020,” ujarnya, kemarin di Jakarta.

Baca Juga: Samsung Rilis Aplikasi Quick Share untuk Windows 10

Dedy menambahkan, bahwa berdasarkan Pengaturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat dilakukan sebelum sistem Elektronik meminta platform media sosial, transaksi elektronik hingga komputasi awan wajib mendaftar ke kementerian.

Selain itu, terkait Pasal 2 Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 berbunyi “Kewajiban melakukan pendaftaran bagi PSE Lingkup Privat dilakukan sebelum Sistem Elektrinik mulai digunakan oleh Pengguna Sistem Elektronik,”

Dimana kewajiban mendaftar ini juga tercantum dalam Pasal 53 UU PSTE No. 71 tahun 2019. Platform yang wajib mendaftar adalah yang memberikan layanan di Indonesia, melakukan usaha di Indonesia dan sistem elektroniknya digunakan atau ditawarkan di wilayah Indonesia.

Baca Juga: Awas Penipuan di Facebook dan Instagram, Ikuti Langkah Ini Yuk?

Berdasarkan aturan itu, penyelenggara sistem elektronik diminta untuk mendaftar paling lambat enam bulan sejak peraturan tersebut berlaku. Adapun peraturan ini mulai berlaku efektif sejak 24 November 2020 lalu.

Namun jika saja tidak mendaftar, maka penyelengara platform akan diberikan sanksi administratif berupa pemutusan akses alias diblokir. Seperti yang tercantum pada pasal 100 aturan PP PSTE dan pasa 7 Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 5/2020.

Adapun jika memang sudah mendaftar ke Kominfo, akses akan dibuka kembali. Sebagai informasi, aplikasi Clubhouse berfungsi layaknya media sosial, menawarkan percakapan audio dan saat ini hanya terdapat di sistem iOS.

Sebagai informasi, aplikasi ini telah diluncurkan sejak Maret tahun lalu dan tak membutuhkan waktu lama langsung digemari banyak orang, terutama di Indonesia.

Tinggalkan komentar